Kau hidup didalam kemewahan
Penuh dengan segala kemudahan
Kau hidup didalam kesenangan
Penuh dengan segala kenikmatan
Tapi lihatlah mereka yang ada di luar sana
Tapi dengarlah mereka menangisi derita
Sungguh miris, betapa nasib mereka
Sungguh sadis, pengalaman mereka
Rumah mewah, perabotan serba wah
Mobil mewah, mesin berukuran wah
Setiap hari makan uang rakyat
Setiap waktu garong uang rakyat
Rakyat disuruh menafkahimu
Seolah mereka adalah sapi perahmu
Rakyat disuruh patuh kepadamu
Seakan mereka budak sahayamu
Kau mulai merasa menjadi seorang Raja Kecil
Ketika rakyat masih hidup untuk menyicil
Kau mulai menganggap remeh rakyat kecil
Ketika dunia muak melihat wajahmu yang tengil
Sampah, kau hanyalah sampah peradaban
Ampas, kau hanyalah ampas kehidupan
Berkuasa demi membesarkan anak-anakmu
Berkuasa agar kami selalu tunduk kepadamu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar