Tampilkan postingan dengan label Band Indie Tegal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Band Indie Tegal. Tampilkan semua postingan

3/24/2016

SeeMs LiKe IdiOt : Grup Musik Paling Aneh Se-Jagad... (PART 08/END)

Foto : SeeMs LiKe IdiOt seusai pembuatan video clip pada tahun 2008


Lolos ke tingkat yang lebih tinggi membuat para personil grup musik ini harus berbenah dan berlatih lebih giat' persiapan demi persiapan sudah dilakukan demi mempertunjukan perfoma terbaik. Mereka datang ke Jakarta dengan membawa modal yang sangat banyak dan juga dukungan dari penggemar terus mengalir lewat media sosial.

Joe IdiOt, Ari Indra Mardjaman, Husni Mubarok, Hendra Rizky Wijaya dan Argo Bima Brata datang membawa predikat sebagai juara regional peringkat I dari zona audisi Purwokerto. Di ajang Final GG Intermusic Rockstar 2012 mereka akan melantunkan lagu "Komunitas Musisi" dan 'Tante Linda" sebagai andalan demi meraih poin.

Selama disana mereka harus jalani karantina selama 2 minggu menjelang pentas, disebuah hotel bintang lima mereka diwawancarai oleh kru penyelenggara terkait asal-usul dan sejarah berdirinya grup musik tersebut. Ketika ditanya soal pekerjaan, Joe IdiOt dengan jujur mengatakan bahwa dia adalah seorang Dokter yang sudah menjadi PNS. Dalam sesi wawancara tersebut ia mengatakan bahwa dirinya beserta kawan-kawan satu grup musiknya hanya sekedar iseng cari popularitas. Namun, kalau ditanya soal nasib grup musik yang saat ini ia bela' Joe mengatakan bahwa musik adalah cinta pertama saya sebelum bertemu dengan jodoh sesungguhnya.

Lalu, giliran Hendra Rizky Wijaya yang diwawancarai justru malah gelagapan alias grogi' dia hanya mengatakan beberapa kata-kata yang seperlunya saja. Kali ini giliran Argo Bima Brata yang di interview' menurut gitaris berusia 34 Tahun itu (sekarang sudah berusia 38 tahun) ia bermusik hanya menghilangkan rasa jenuh lantaran pekerjaannya yang setiap hari menguras tenaga dan pikiran.

Kali ini setelah 2 minggu dikarantina, grup musik ini akhirnya menampakkan diri didepan umum dengan melantunkan lagu-lagu yang sudah dihafalkan. Dihadapan ratusan penonton dan juri resmi, mereka tampil dengan penuh semangat meskipun cuaca tidaklah bersahabat.

Dan kini giliran babak penentuan, siapa yang akan lolos ke zona 10 besar' karena jumlah grup musik yang lolos rupanya mencapai 20 grup musik. Dan ketegangan dihati semua grup musik mulai terasa saat pengumuman siapa yang berhak lolos ke Final. Tak disangka Joe IdiOt dan kawan-kawan lolos ke zona 10 besar dan berhak mengikuti pentas yang paling menentukan.

Maka di malam selanjutnya mereka tampil lebih energik dan prima, seperti yang sudah direncanakan mereka akan menyanyikan lagu 'Tante Linda" dan "Komunitas Musisi" sebagai persembahan terbaik. Penampilan mereka yang jauh lebih mendebarkan membuat juri resmi memberikan penghargaan kepada mereka sebuah predikat sebagai "Perfomance of The Night" dan meraih juara ke 3.

Mereka mendapat hadiah uang tunai miliaran rupiah, hebatnya lagi mereka masuk dapur rekaman mayor label dalam album kompilasi "GG Intermusic Rockstar 2012" yang diproduksi oleh Sony Music Entertainment Indonesia.

Biarpun begitu, mereka tetap tidak mau menjadi grup musik yang kerap tampil di televisi hanya demi mendapatkan uang dan terlalu sering diguncang gosip tidak sedap. Seusai memperoleh apa yang mereka inginkan' mereka kembali menjalani aktifitas seperti biasa. Aktivitas bermusik bagi mereka hanyalah untuk meluapkan rasa cinta dan fanatiknya dengan musik.

Joe kembali bertugas sebagai Dokter dan pengurus tempat usahanya yakni Balai Pengobatan Monas, sedangkan Ari Atheist tetap bekerja sebagai karyawan PT Bentoel Investama, Argo Bima Brata tetap sibuk menjadi wiraswasta, Husni Mubarok kembali meneruskan studinya dan Hendra Rizky Wijaya kembali bekerja di toko meubel milik keluarganya.

(THE END)








4/18/2015

SeeMs LiKe IdiOt : Grup Musik Paling Aneh Se-Jagad... (PART 7)

Foto : SeeMs LiKe IdiOt saat menjadi peserta GG Intermusic Rockstar 2012

Album bertajuk "TANTE ROCK N'ROLL" akhirnya diluncurkan sebagai pelepas rindu bagi para fans setia SeeMs LiKe IdiOt. Mereka telah lama menanti kehadiran lagu-lagu terbaru dari grup musik yang bermarkas di Jln. Kaloran, Kel. Mangkukusuman, Kec. Tegal Timur, Kota Tegal.

Lagu-lagu yang dimuat memang sebenarnya kebanyakan dari lagu-lagu lama yang sudah di mastering ulang sehingga kualitas sound nya lebih dahsyat dan menggelegar. Lagu berjudul "FIRE" menjadi hits dan menjadikan mereka kembali diakui publik setelah sebelumnya sempat menghilang dari telinga pendengarnya.

Beberapa bulan kemudian, SeeMs LiKe IdiOt mengikuti seleksi di Purwokerto, Banyumas dalam rangka ajang pencarian bakat yang di sponsori Gudang Garam Internasional.

Ajang pencarian bakat itu berjudul GG Intermusic Rockstar 2012, kebetulan juri-jurinya adalah musisi-musisi kenamaan tanah air. Waktu itu mereka berlima datang dari Tegal ke Purwokerto naik bis malam agar bisa menginap di hotel yang tak jauh dari lokasi ajang tersebut digelar.

Bisa dibilang mereka merupakan satu-satunya perwakilan dari Tegal, walau cuma satu-satunya' tetapi semangat mereka kian membara dan tidak takut menghadapi rintangan. Mengingat mereka cuma numpang ikut ajang ini, akan tetapi mereka malah memiliki kekuatan bermusik yang garang dan telah diuji.

Berbekal pengalaman konser yang tentu tidak sedikit untuk dihitung, menjadikan mereka berhasil menyingkirkan ratusan grup musik dari kota tuan rumah dan beberapa wilayah yang berdekatan dengan Purwokerto seperti Cilacap, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Wonosobo dan Purworejo.

Berdasarkan penilaian juri, SeeMs LiKe IdiOt punya karakter dan kharisma tersendiri serta memiliki sesuatu yang tidak dimiliki grup musik lainnya' yaitu penguasaan panggungnya yang sempurna itu malah membuat mereka berhak maju lolos ke Jakarta.

Setelah lolos dari zona Purwokerto, lantas bagaimanakah nasib SeeMs LiKe IdiOt selanjutnya di Jakarta ?

(Bersambung)

3/24/2015

SeeMs LiKe IdiOt : Grup Musik Paling Aneh Se-Jagad... (PART 6)

Foto : Formasi SeeMs Like IdiOt sejak 2011 hingga kini

Keluarnya Hendra Rizky Wijaya dari  SeeMs LiKe IdiOt membuat Joe harus mencari pengganti yang baru. Seorang pemuda bernama Sugiono Pamungkas, atau biasa dipanggil Tombol ditunjuk sebagai gitaris baru, walaupun kemampuannya masih kalah dengan Hendra' tetapi ini demi mengisi kekosongan.

Setelah single "TANTE LINDA" diluncurkan, SeeMs LiKe IdiOt berencana mengeluarkan single terbaru tahun depan, sebagai antisipasi mereka menyelenggarakan roadshow di radio-radio swasta di sekitar daerah Tegal dan Slawi.

Dan kabar mengejutkan terdengar ketika SeeMs LiKe IdiOt tampil dalam acara HUT Kabupaten Tegal, saat konser rupanya mereka merekrut gitaris baru lagi selain Tombol. Gitaris itu bernama Argo' nama lengkapnya Argo Bima Brata.

Pria kelahiran tahun 1978 itu merupakan gitaris yang sudah lama malang melintang di jagad musik Indie Tegal, bahkan ia dahulu merupakan murid kesayangan Irin Joahdy' mantan guru vokal Joe IdiOt.

Kendati sudah kenal lama dengan Joe, Argo langsung menggebrak panggung musik dengan penampilannya yang ciamik. Apalagi kalau hanya berempat saja, rasa-rasanya SeeMs LiKe IdiOt tidak akan kompak seperti yang kita dengar lewat rekaman masternya.

Kehadiran Argo langsung memberikan warna baru, karena ini merupakan bagian dari rencana awal para personil SeeMs LiKe IdiOt yang akan meluncurkan album ke 3. Terlebih dahulu single terbaru diluncurkan pada bulan April 2011, sebulan sebelum konser HUT Kabupaten Tegal.

Single ini berjudul "CEMBURU", tetapi bukan SeeMs LiKe IdiOt namanya kalau bisa membedakan mana lagu "CEMBURU" ciptaan Dewa 19 dan "CEMBURU" ciptaan R Band. Mengusung musik Rock'n Roll ala The Rolling Stones, SeeMs LiKe IdiOt berani tampil lebih prima dan trengginas.

Tawaran manggung masih datang menghampiri, meskipun para personilnya masih sibuk bekerja di bironya masing-masing. Joe IdiOt sibuk menjadi dokter dan PNS, Wildan sibuk jadi penjaga Laundry, Argo sibuk dagang barang kelontong di rumah, Ari Atheist sibuk jadi salesman PT BENTOEL INVESTAMA dan Tombol masih sibuk mengurus kuliahnya di Universitas Pancasakti.

Kenyataan lagi-lagi harus menerpa mereka, Wildan ternyata malah mengundurkan diri dari keanggotaan SeeMs LiKe IdiOt. Ia terhitung sejak tahun 2005 mendukung kemajuan karir grup musik tersebut, keputusan Wildan untuk keluar dari grup itu karena ingin lebih serius mengurus usaha Laundry nya.

Maka keluarnya Wildan dari keanggotaan SeeMs LiKe IdiOt di ikuti oleh Sugiono Pamungkas alias Tombol, sang gitaris keluar setelah ia merasakan sesuatu yang tidak bisa ia ikuti lagi. Sesuatu itu adalah kembalinya Hendra setelah keluar dari SeeMs LiKe IdiOt pada bulan Mei 2010 lalu.

Kembalinya Hendra akhirnya membuat SeeMs LiKe IdiOt kembali solid, dan album yang telah lama dinanti-nanti akhirnya bisa diluncurkan pada bulan Oktober 2011 dengan judul "TANTE ROCK N ROLL"

(Bersambung)

12/28/2014

SeeMs LiKe IdiOt : Grup Musik Paling Aneh Se-Jagad... (PART 5)

  Gambar : Kebersamaan Hendra bersama SeeMs LiKe IdiOt harus berakhir di tahun 2010

2010 adalah tahun yang sangat berarti besar buat grup musik ini, karena grup musik ini akan merencanakan Ulang Tahun yang ke 10 nya pada akhir tahun. Demi memuluskan niat baik tersebut, maka pada pertengahan bulan Agustus 2010' mereka menggarap sebuah single bergenre Blues Rock yang berjudul "TANTE LINDA".

Lagu tersebut menceritakan seorang wanita paruh baya yang kecantikannya tak bisa pudar meskipun sudah hampir bau tanah. Dan lagu tersebut cenderung lebih agresif dalam penyampaiannya, terutama dari segi vocal technique nya. Di sini, Joe IdiOt bekerja keras menyempurnakan lagu tersebut hingga batas kemampuannya dengan mengorbankan waktu istirahatnya di bulan Ramadhan.

Sampai-sampai dia terlambat bangun makan sahur, gara-gara menyempurnakan lagu tersebut hingga larut malam. Lucunya, lagu ini di rekam di salah satu studio rekaman yang tidak disebutkan' sebenarnya hasil mixing dan mastering nya terlalu diluar batas kewajaran sehingga agak bising bila didengar lewat headset.

Lagu ini akhirnya di luncurkan ketika salah satu stasiun radio mengudara lewa acara pemutaran lagu-lagu band indie setiap minggunya. Dan baru pertama kali di putar, suasana di stasiun radio tersebut mendadak gempar, karena lagu ini benar-benar edan !

Bagaimana tak edan ?
Di dalam alunan lagu ini terselip sebuah rintihan wanita yang sedang berhubungan intim atau dalam bahasa ilmiahnya disebut orgasme.

Lantas, beberapa minggu kemudian' pihak tak dikenal mengeluhkan diputarnya lagu edan tersebut' sehingga suara tersebut harus kena sensor. Akibat terkena sensor, lagu tersebut sering diputar setiap jam 9 malam ke atas.

Namun, bagi Joe IdiOt' selaku pencipta lagu tersebut beranggapan bahwa itu hanya sebatas strategi anti vulgarisme yang sedang dilancarkan oleh Badan Penyiaran setempat' agar kebebasan berkata dan bergaya bisa dibatasi dengan norma-norma dan tata krama yang berlaku.

Akibatnya, ketika hendak merayakan Ulang Tahun yang ke 10' Hendra sang gitaris harus keluar dari grup musik tersebut gara-gara kabar itu.

Keluarnya Hendra memang sudah diperkirakan sejak awal, karena pada saat itu Hendra tidak kuat menghadapi tekanan dari pihak luar yang sebenarnya menentang keberadaan grup musik yang dinaunginya sejak tahun 2006 silam.

Dan akhirnya, ketika menjelang Hari Ulang Tahun Ke 10' grup musik tersebut segera menunjuk seorang pemuda berbakat dalam memainkan gitar yang bernama Tombol. Nama aslinya adalah Sugiono Pamungkas' dia kebetulan teman dekat Wildan, drummer grup band ini.

Lalu, konser pun segera digelar meski tanpa iringan suara gitar milik Hendra,
Dan petualangan baru grup musik ini akhirnya akan berlanjut setahun kemudian ketika mereka merilis album ke 3 nya dengan judul "TANTE ROCK'N ROLL" pada bulan Oktober 2011 nanti.

(Bersambung)

9/30/2014

SeeMs LiKe IdiOt : Grup Musik Paling Aneh Se-Jagad... (PART 4)


 Gambar : Hendra (kiri), Joe (tengah), Wildan (kanan) dan Ari (bawah)

Keluarnya Wa'ad dari grup musik ini membuat sang frontman harus bertindak cepat, karena pada masa itu (sekitar pertengahan tahun 2009) mereka harus promo besar-besaran karena sudah di sponsori oleh Balai Pengobatan Monas (tempat praktek Joe IdiOt).

Ari Atheist merupakan sosok yang tepat menggantikan Wa'ad.
Karena skill dan reabillity yang dimilikinya melampaui Wa'ad, padahal dimata penggemar Wa'ad sudah menjadi idola didalam grup musik tersebut meskipun dilihat dari tampangnya ia memang tidak cocok jadi musisi.

Beberapa bulan sebelum keluar, Wa'ad sempat merekam suara instrumental untuk lagu yang akan dirilis pada bulan Agustus 2009. Lagu tersebut berjudul "Cahaya" yang merupakan lagu daur ulang dari versi lama atau versi album Brain Revolution keluaran tahun 2007.

Namun akibat faktor yang tidak dimengerti oleh teman-teman satu grupnya, ia memilih keluar dan mencari pekerjaan baru. Kabarnya saat ini Wa'ad bekerja sebagai karyawan SPBU milik Pertamina di daerah Jakarta untuk menyambung hidup.

Namun, dengan keikhlasan grup musik ini membiarkan Wa'ad pergi mencari kehidupan baru diluar dunia musik. Dan ketika Ari Atheist masuk menggantikannya' suasana berubah drastis' karena kali ini musikalitas grup musik ini semakin total dan tidak kenal menyerah.

Bertepat di bulan ramadhan, lagu tersebut diluncurkan beberapa saat sesudah acara buka puasa bersama di markas mereka. Dihadiri para musisi kenamaan se-antero Tegal dan Slawi, acara berlangsung meriah dan penuh canda tawa.

Sayangnya, Wa'ad tidak hadir dalam acara tersebut karena masih di Jakarta' Joe pernah bilang katanya Wa'ad akan kembali sesudah Hari Raya Idul Fitri untuk bersilaturahmi, namun nyatanya ketika ditunggu-tunggu malah tak kunjung datang.

Sepertinya ketidakhadiran Wa'ad dalam rangka silaturahmi Idul Fitri tahun itu disebabkan karena perasaan Patah Hati yang ia alami baru-baru ini. Dikatakan waktu itu Wa'ad baru saja putus hubungan dengan Rista Diva yang merupakan kekasihnya.

Itulah penyebab ketidakhadiran Wa'ad waktu itu, namun seiring berjalannya waktu Joe dan para personil yang lain tidak memepermasalahkan hal tersebut. Dan setelah dikukuhkannya Ari Atheist sebagai pemain bass baru, grup musik ini kembali aktif bermusik dan melangsungkan konser walau hanya sebagai bintang tamu.

Berlanjut ditahun 2010, kali ini grup musik tersebut mempersiapkan lagu terbarunya yang berjudul Tante Linda yang akan dirilis September 2010 mendatang.

Kali ini apakah ada cobaan lain yang menerpa hubungan persaudaraan di dalam grup musik ini ?

(Bersambung)


9/23/2014

SeeMs LiKe IdiOt : Grup Musik Paling Aneh Se-Jagad... (PART 3)

Gambar : SeeMs LiKe IdiOt saat promo single "Cahaya" bersama Ari Indra Mardjaman, 2009

Seusai memeriahkan acara HUT RI Ke 61 di Desa Talang, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal'  INFOUS BAND memutuskan untuk memulai petualangan baru bersama Hendra (Guitar) sang personil baru dalam penggarapan album yang akan dirilis tahun depan.

Albumnya bertajuk "Brain Revolution", kali ini seusai menanggalkan nama SeeMs LiKe IdiOt' mereka melakukan perubahan gaya bermusik karena faktor usia yang semakin tidak muda lagi' khususnya untuk sang vocalist, Joe.

Dia sudah menjadi dokter berstatus PNS sejak tahun 2006, dan ia tak hanya bekerja di ruang operasi dan ruang praktek' tapi juga di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal. Lantaran profesi inilah yang membuat musik Punk Rock sudah tak cocok lagi dimainkan oleh grup musiknya. Segera ia mengumumkan untuk bertranformasi menjadi vocalist yang punya talent ganda.

Tak hanya bernyanyi, tetapi mencoba menjadi produser' khususnya menjadi produser grup-grup musik Indie yang baru muncul. Contohnya, Limp Project dan The Axez' 2 grup musik ini pernah merasakan kekuatan positif yang diberikan oleh Joe.

Mei 2007, INFOUS BAND meluncurkan album "Brain Revolution" lewat syukuran di markas mereka' dalam peluncuran itu' dihadiri para musisi-musisi se-jawat dan para penggemar INFOUS BAND dari seluruh Tegal dan sekitarnya. Meskipun hanya syukuran kecil-kecilan, tetapi acara ini teramat bersejarah dan memberikan daya yang baik untuk masa depan band itu.

Disini Hendra' sang personil baru, menunjukan kualitasnya sebagai pemain gitar yang merupakan murid seperguruan Joe dan Wildan di sekolah musik. Debutnya di layar kaca dimulai saat ia muncul dalam video clip "Bayangmu". Video Clip ini merupakan single pembuka untuk promosi via radio-radio se-kota Tegal dan Kabupaten Tegal.

Untuk pertama kalinya, INFOUS BAND menampilan musik yang digandrungi anak muda kala itu, ialah Japanese Rock sebagai new look setiap mereka konser dimanapun tempatnya. Puncaknya saat itu mereka mengikuti Festival Musik di Kota Bandung, Jawa Barat.

Dalam rangka Cardinal Music Awards 2007, INFOUS BAND tampil total dengan gaya yang tidak biasa' diatas panggung mereka konser dihadapan jutaan penonton yang memenuhi Lapangan Sabuga.

Salah satu lagu yang menghentak dalam konser itu adalah lagu "Brain Revolution".
Gaya yang dipakai Joe IdiOt dalam penampilannya malam itu adalah gaya gothic metal' kata Wildan.
Namun bagi Wa'ad sang bassist' gaya yang dipakai INFOUS BAND adalah gaya amburadul funky.
Bagi mereka, ini adalah kreatifitas yang patut jadi contoh bagi grup-grup musik lain' karena sejak dahulu sampai kini tetap saja ada grup-grup musik yang selalu menjiplak dan meniru gaya grup musik lain.

Setelah mengikuti festival musik di Bandung, mereka kembali beraksi di tahun 2008.
Salah satu lagu daur ulang mereka yang berjudul "We'll Get The Truth Even It;s Came From A Stone" durasinya lebih panjang dari yang terdahulu.

Dengan irama Arab dan nuansa Timur Tengahnya, lagu ini tampil lebih kritis dan sedikit nakal' karena lagu ini menceritakan tentang kebobrokan di dunia politik yang mengakibatkan kesenjangan sosial.

Lagu ini tepat di putar saat Kabupaten Tegal dan Kota Tegal akan mengadakan Pemilihan Kepala Daerah untuk pertama kalinya. Dan setelah itu, mereka membuat sebuah film kampanye' tetapi kampanye yang dimaksud bukan kampanye dukungan dari salah satu calon.

Tetapi hanya sekedar canda dan humor untuk mencairkan ketegangan politik sebelum PILKADA, terlihat disini INFOUS BAND bukan sekedar sebagai band yang suka menyanyikan lagu cinta' tetapi kritis dan peduli terhadap situasi politik yang sedang tidak sehat.

2009 merupakan tahun yang bersejarah, karena di tahun itu salah satu personil INFOUS BAND yang bernama Wa'ad memutuskan untuk keluar dari INFOUS BAND. Hal ini karena faktor psikologis yang membuat dirinya tidak betah.

Dan keluarnya Wa'ad dari INFOUS BAND membuat Joe, Hendra dan Wildan menunjuk Ari Atheist sebagai personil baru. Lalu nama INFOUS pun ditanggalkan, dan mereka memutuskan untuk kembali menggunakan SeeMs LiKe IdiOt sebagai nama band tersebut.

(Bersambung)

9/04/2014

SeeMs LiKe IdiOt : Grup Musik Paling Aneh Se-Jagad... (PART 2)

 Foto : Wa'ad, Joe, Wildan dan Hendra saat sesi promo lagu "Araban 3" pada tahun 2008


Dalam berkarya, grup band ini tak segan-segan mengatakan kegilaan terhadap musik dan tampil brutal di atas panggung. Hal ini terjadi saat mereka tampil di acara 10th Anniversary Radar Tegal 1995-2005 pada bulan Desember 2005 silam. Konser perayaan itu kemudian didokumentasikan dalam video klip lagu "Avril I'm With You".

Waktu itu grup musik ini harus kehilangan 2 personilnya, yaitu Wandy (Bass) dan Epoon (Drum)' penyebabnya hanya ada 1, yaitu faktor profesi yang menghambat perjuangan mereka menjadi musisi top.
terpaksa Joe (Vocal & Guitar) mencari personil baru, maka ditunjuklah Wildan sebagai Drummer dan Wa`ad sebagai Bassist ditahun itu. Maka terbentuklah formasi yang solid ini hingga akhirnya terbitlah sebuah album yang berjudul "We'll get the truth even it's came from a stone" pada bulan April 2005.

Video Clip nya di rekam secara independen oleh Pinaccle dengan tambahan footage kerumunan penonton yang sebenarnya adalah rekaman konsernya Kerispatih di Tegal pada saat perayaan Tahun Baru 2005 di Alun-Alun Kotamadya..

Masuk tahun 2006, SeeMs LiKe IdiOt kedatangan personil baru' seorang pemuda dari Dukuh Pesawahan, Pangkah yang bernama Hendra Rizky Wijaya. Kemunculan personil baru ini terlihat di video clip lagu "That's Me" yang melibatkan puluhan anak punk.

Proses pengambilan gambar Video Clip ini berada lokasi di Gedung Wanita Kota Tegal, waktu itu anak-anak punk se-kota dan kabupaten Tegal turut serta dalam acara tersebut sekaligus menjadi model video clip.

Kehadiran Hendra akhirnya membuat Joe (Vocal) harus mengganti genre, karena menurut pendapatnya "Musik Punk nggak pantas pake 4 personil". Akhirnya pada bulan Agustus 2006' SeeMs LiKe IdiOt mengganti namanya menjadi INFOUS BAND.

Penampilan Hendra sebagai personil baru INFOUS BAND dimulai saat perayaan resepsi HUT RI ke 61 di desa Talang, kecamatan Talang, kabupaten Tegal.

Cuplikan video clipnya bisa anda lihat di youtube...

(Bersambung)

8/28/2014

SeeMs LiKe IdiOt : Grup Musik Paling Aneh Se-Jagad... (PART 1)

 Foto : Wildan (Kiri), Hendra (Bawah), Joe (Atas) dan Wa'ad (Kanan)


Didirikan sejak tahun 2000, kurang lebih 14 Tahun yang lalu' sekelompok anak muda yang punya kegiatan masing-masing ini mendirikan sebuah grup musik bernama "IdiOt Band".

Digawangi Joe (Vocal & Guitar), Ade (Bass) dan Epoon (Drum)' grup band ini berpetualang menuju kejayaan yang telah lama dinanti-nanti. Berbekal keberanian tinggi' band ini menyajikan musik-musik ala Punk Rock yang terkesan terlalu keras dan brutal.

Band ini sempat pindah markas ke Purwokerto, lantaran Joe (Vocal) harus menyelesaikan studinya di Universitas Jenderal Soedirman. Maka selama itu band ini akhirnya harus bongkar pasang personil akibar tuntutan profesi.

Akhirnya di tahun 2003, Ade (Bass) memutuskan untuk keluar setelah dirinya diterima bekerja di perusahaan kilang minyal tengah laut. Lalu direkrutlah Wandy sebagai pemain bass menggantikan Ade yang sudah keluar. Lalu band ini sempat ikut festival-festival agar kemampuan mereka diakui masyarakat' dan akhirnya pada bulan Desember 2004 mereka berhasil masuk Top 10 band-band terbaik di festival musik yang di sponsori Anita FM dan Roshinta FM.

Setelah masuk Top 10, mereka mendapat kesempatan untuk rekaman lagu' lagu pertama yang direkam adalah "Reject". Dan setelah rekaman selesai' mereka menggarap video clip nya dengan bantuan seorang kameramen amatiran yang bernama Ophi Cah Tegal.

Ophi Cah Tegal sesungguhnya adalah seorang penyanyi hip-hop kenamaan yang namanya populer lewat lagu "Balik Jakartanan". Luar biasanya lagi' waktu itu band ini menjadi populer meskipun cuma lewat radio saja' dan lagu "Reject" masuk album kompilasi band Anita FM dan Roshinta FM.

Catatan : Band ini pernah manggung bersama R Band, itu loh' band yang tenar lewat lagu "Cemburu"

(Bersambung)



8/29/2013

The Bee : Dari Benih Menjadi Buah (PART 2/Terakhir)

Foto : Penampilan The Bee di acara Class Music Band Competition, Tegal 2011

Di awal 2007, Cancer masuk dapur rekaman amatir atau anak muda sekarang menyebutnya dengan Indie Label.
Di salah satu studio rekaman amatir di kota tegal mereka melakukan rekaman dan serangkaian rehearsal dilakukan untuk bisa memproduksi lagu-lagu terbaik,
Di waktu itu memang trend rekaman indie label sedang berkembang sejak munculnya band mayor label yang lahir dari dunia indie label, siapa lagi kalau bukan Kangen Band.
Setelah rekaman selesai, hasil rekaman mereka dipromosikan lewat acara konser/festival musik di hari ulang tahun kabupaten tegal.
Biar hasilnya norak, tetapi hal ini dijadikan modal agar bisa meraih sukses di masa mendatang.

Terlebih lagi, mereka berkesempatan menjadi bintang tamu dalam acara-acara festival tertentu yang berhubungan dengan hari-hari nasional,
contohnya Hari Kartini, Hari Pendidikan Nasional, Hari Kebangkitan Nasional, HUT RI Ke 62 dan Festival-festival dihari-hari nasional bergengsi lainnya.
Bahkan saat-saat sesudah lebaran mereka sempat tampil di Mall dan Pusat perbelanjaan lainnya berkat ketenaran yang makin menjamur semenjak memiliki album sendiri.
Namun, kebersamaan yang kompak itu harus berakhir dengan perpecahan yang ditandai keluarnya Sophian, Hendri, Joddy dan Kawel yang sudah tak tahan dengan gosip yang sering dibicarakan masyarakat mengenai skandal percintaan.

Kini tinggal Ifal, Twin dan Nanang yang harus mempertahankan kekokohan band tersebut, hingga pada akhirnya Ifal yang harus memimpin band yang dulu dipimpin Hendri dan Sophian.
Lalu, di bulan Februari 2008 Ifal,Twin dan Nanang mengadakan audisi untuk mencari personil baru untuk menggantikan Sophian, Hendri, Joddy dan Kawel yang keluar akibat gosip skandal percintaan sesama jenis yang dilakukan Hendri.

Dan Akhirnya mereka berhasil menemukan pengganti para personil lama, dan dengan kesepakatan bersama nama Cancer diganti The Axez.
The Axez sendiri adalah nama pemberian dari Twin yang berharap band ini bisa menjaga existensinya agar kelak bisa bertahan hingga nanti.
Rupanya berhasil, mereka mendapatkan beberapa personil yang kebetulan masih kawan seperguruan di sekolah musiknya Ifal, diantaranya Fuad, Ipang, Derry, Putri dan Nina.
Dalam formasi baru band ini terdiri dari Fuad sebagai Vocalist, Derry sebagai Lead Guitar, Putri sebagai Rhytem Guitar, Nina & Ipang sebagai Backing Vocal.

(2008, The Axez )

Fuad sebagai Vocal
Derry sebagai Lead Guitar
Putri sebagai Rhytem Guitar
Twin sebagai Keyboard
Nanang sebagai Bass/Backing Vocal
Nina sebagai Backing Vocal
Ipang sebagai Backing Vocal
Ifal sebagai Drum/Song Composer


Nama dan Formasi barupun akhirnya terbentuk dengan singkat walaupun jalannya audisi pencarian personil baru berjalan cukup alot.
Selama tahun 2008, The Axez sering mengikuti serangkaian festival bahkan dari festival-festival tersebut berhasil mengantarkan mereka kembali ke dapur rekaman.
Setelah itu mereka mulai merilis single berjudul "Gadisku" dan "Bintang".
Single berjudul "Gadisku" & "Bintang" tadi dibilang berhasil mendongkrak popularitas yang sempat tersendat akibat konflik pasca Sophian, Hendri, Kawel dan Joddy keluar dari band tersebut.
Bahkan menurut salah satu stasiun radio terkemuka di kota tegal mencatat, bahwa lagu mereka sering muncul di chart musik indie tegal dengan peringkat yang kian melonjak.
Awalnya berada diurutan terakhir dari sekian banyaknya lagu yang terdaftar dalam chart musik indie regional .

Menariknya pada bulan Mei 2008, lagu "Gadisku" merangsak naik ke urutan 5 dalam waktu seminggu karena permintaan request lagunya kian bertambah dari para pendengar.
Bahkan lagu mereka berhasil menyalip 2 lagu dari band lain yang juga sering di request dan diputar yakni Araban3 dari SeeMs LiKe IdiOt dan Aku Jatuh Cinta dari G-One.
Berkat prestasi yang luar biasa tersebut, mereka mendapatkan penghargaan dari stasiun radio yang memutar lagu mereka serta mendapat kesempatan untuk shoting video clip gratis yang digarap oleh crew dari pihak stasiun radio itu.
Konon video clip "Gadisku" dibuat oleh sutradara asal Desa Gembong Kulon, Kecamatan Talang, Kebupaten Tegal yakni Ophi Faisol bersama kru film OPHI STUDIOnya.

Sepeti halnya pada masa dulu, The Axez yang ditargetkan menjadi penerus Cancer, Satria & Casper mengalami kejatuhan di akhir tahun 2008 karena sebagian besar personilnya berkehendak mendirikan band baru.
Putri yang menjadi Guitarist The Axez memutuskan untuk hengkang, begitupun dengan Nina sebagai Backing Vocal dan Fuad sebagai Vocalist harus turut hengkang dari The Axez karena punya masalah prinsip
bermusik yang tidak sepemikiran dengan Ifal, Twin, Nanang & Derry. Maka ambruklah The Axez dipuncak kesuksesannya yang kala itu digandrungi pecinta musik indie label.
Lalu pada tanggal 8 Desember 2008 Ifal secara resmi membubarkan The Axez dan mengganti namanya menjadi The Bee yang berarti lebah, dengan jumlah personil yang menyisakan 4 orang saja Ifal dan kawan-kawan
berusaha mengembalikan band tersebut ke orbit bermusiknya. Faktor penyebab perpecahan tersebut adalah faktor genre musik yang dianut masing-masing personil tak seimbang dan kerap dipersoalkan.

Putri, Nina, Ipang & Fuad lebih suka musik Rock dan Pop sedangkan Ifal, Twin, Derry dan Nanang lebih suka Jazz dan Soul, karena hal semacam itulah perpecahan itu terjadi dan menjadi faktor terkonyol yang hanya masalah
jenis musik yang dianut oleh para personilnya sendiri-sendiri. Dengan jumlah personil yang tersisa mereka masih sibuk rekaman untuk suplai lagu diradio yang akan diputar' dan alhasil mereka menciptakan lagu berjudul
"Bayangmu" yang dinyanyikan Twin untuk mengisi kekosongan chart lagu diawal tahun 2009.

Apa daya, beberapa bulan kemudian Twin dan Nanang memutuskan untuk hengkang karena sudah jenuh dengan suasana di The Bee, Twin & Nanang lalu mendirikan Inside Band sebagai tandingan The Bee.
Maka dengan ini Ifal merekrut personil baru yakni Reni sebagai Vocal & Adi sebagai Bass untuk proyek album kompilasi pada pertengahan 2009 mendatang.
Pada bulan September 2009 mereka berhasil menelurkan 2 single baru diantaranya Mentari Pagi & Terang, lagu Terang dirilis dalam 2 versi yakni versi piano dan versi band.
Namun, 2 single tersebut kurang ditanggapi masyarakat dan daya jualnya juga kurang bagus' tidak seperti single-single sebelumnya seperti Gadisku, Bintang, Bayangmu.
Dan keretakan dikubu The Bee terulang kembali dengan hengkangnya Adi pada awal Maret 2010 karena persoalan pribadi, sementara posisinya digantikan oleh Ian pada bulan April 2010.

 (2008-2010, The Bee jilid I)

Reni/Vocal
Derry/Guitar
Adi/Bass
Ifal/Drum
Ian/Bass (temporer)
Twin/Keyboard & Vocal (temporer)
Nanang/Bass (temporer)
Ayu/Vocal (temporer)

Begitu sampai dimasa keterpurukan mencapai puncaknya, Reni sebagai Vocalist menyatakan pengunduran diri dihadapan Ifal karena harus lebih mementingkan pendidikan dibandingkan bermusik.
Maka dengan demikian, The Bee kehilangan sang vocalist karena ketenaran The Bee tak secemerlang dulu. Hengkangnya Reni dari band ini membuat Ifal menjadi stress berat dan sempat menutup diri dari muka umum,
Bahkan ia kebingungan mencari jalan keluar agar band yang didirikannya itu tak bubar begitu saja. Sampai suatu ketika saat berkunjung ke bekas sekolah musiknya, ia melihat seorang wanita yang cantik jelita, wanita itu adalah Ayu.
Kebetulan sekali Ifal menemukan wanita yang bisa menjadi Vocalist pengganti di grup musiknya, lalu wanita itu diajak ngobrol empat mata dengan Ifal hingga wanita itu setuju dan bersepakat menjadi personil The Bee yang baru.

Lalu terpilihah Ayu sebagai Vocalist pengganti dan The Bee kembali aktif dalam dunia musik tingkat regional.
Walaupun dengan modal seadanya, mereka bisa eksis kembali dengan secercah harapan yang kurang mendukung.
Dan beberapa bulan kemudian, Ian keluar dari The Bee dan posisinya digantikan oleh seorang wanita cantik yang bernama Diva yang kebetulan menjadi adik seperguruannya.
Ayu yang ditunjuk sebagai vocalist pengganti Reni akhirnya memutuskan untuk hengkang pada pertengahan 2010 dan The Bee kembali pecah dengan alasan perbedaan kiblat bermusik.

Anehnya, Ifal sudah mengetahui hal tersebut lantaran ia berhasil menunjuk temannya Diva' yakni Dita sebagai vocalist baru hingga sekarang.
Dalam usaha menggapai kesuksesan lagi, The Bee menjalankan serangkaian tour keliling kota dengan menjajaki seluruh desa/kelurahan se_kabupaten tegal dan kotamadya tegal.
Selama tour keliling daerah sekitarnya, The Bee dibantu seorang additonal Rhytem Guitar yang bernama Andry. Dari sinilah rasa kecemburuan Derry muncul yang membuatnya sering dikesampingkan'
Padahal masih dalam satu grup, tetapi inilah yang disebut konflik pihak dalam.

Maka hengkanglah Derry pada akhir tahun 2010 karena alasan dia sudah tak dianggap penting dan sering dipinggirkan oleh kehadiran Andry,
semenjak saat itu timbul isu bahwa Derry keluar dari The Bee bukan karena dipecat dari keanggotaan The Bee, melainkan dipilihnya Andry sebagai Lead guitar oleh Ifal.
Isu tersebut membuat Thebeelovers geram karena keputusan sang frontman, Ifal yang dianggap pilihan yang keliru.
Padahal secara tegas via wawancara eksklusif dengan Radio Roshinta FM, Ifal mengungkapkan bahwa Derry keluar bukan karena dipecat.
Ifal bilang, "Derry sudah habis masa kontraknya sebagai personil dengan kami, jadi untuk kali ini dia jarang dipanggil dan hal semacam itu adalah suatu kesepakatan yang disetujui bersama".
Bahkan Media massa setempat memberitakan Derry dituding membelot dengan memilih bergabung bersama Inside Band, grup bandnya Twin.
Hal ini dibuktikan dengan munculnya Derry dalam acara festival band tingkat regional yang disponsori oleh Djarum Super. Namun, Ifal tak berkomentar apapun soal hal sepele tersebut' ia menganggap
bahwa media massa terlalu membesar-besarkan hal kecil tersebut.

Sebagian fans dengan kritis mengatakan bahwa Derry terlalu matrialistis dan individualistis karena sangking sibuknya mengurus diri sendiri sampai-sampai ia tak sempat mengurus nasib grup bandnya yang terpuruk karena masalah reformasi keanggotaan.
Maka dari itu, The Bee secara langsung menunjuk Andry sebagai guitarist dan Dita sebagai vocalist. Pada bulan Maret 2011, The Bee secara resmi mengumumkan susunan formasi keduanya pasca hengkangnya Derry, Ayu dan Ian.
Pada pertengahan 2011 The Bee meluncurkan mini album bertitle "secangkir jazzy" dengan hits single Tekat, Gejolak Ego, Tanpa Bayangmu dan e-KTP.

(2011-2012, The Bee jilid II)

Dita/Vocal
Andry/Guitar
Diva/Bass
Ifal/Drum

Status keanggotaan Andry rupanya tak berlangsung lama, sehingga Andry pun mulai tidak betah lantaran keseringan memainkan lagu-lagu bergenre Jazz.
Hingga suatu hari ia akhirnya memutuskan untuk keluar dari The Bee dan memilih beralih profesi sebagai mahasiswa lantaran tuntutan orang tua yang sangat menekan nuraninya.
The Bee seperti dilanda angin ribut, keanggotaan Andry dalam kubu band asal kendalserut ini mulai tak diperhitungkan lagi oleh pihak manajemen.
Maka dengan ini Ifal terpaksa menjadi guitarist pengganti, kemudian dia segera merekrut drummer baru untuk mengisi posisi yang baru saja ditinggalkannya.
Dia adalah Huda, teman seperguruan Ifal yang baru lulus dari Purwacaraka Music Studio, lantas ia ditunjuk sebagai drummer baru yang tentu ia pilih secara acak dari sekian banyaknya drummer pilihan.
Terhitung sejak sekarang, Huda menjadi personil resmi setelah ia menandatangani kontrak dan siap sedia menjalani pekerjaan rumah di kubu The Bee.

(2012-sekarang, The Bee jilid III)

Dita/Vocal
Ifal/Guitar
Huda/Drum
Diva/Bass

Setelah itu The Bee kembali melanjutkan misinya dalam menggelembungkan popularitas, walaupun dengan keadaan yang teramat menyedihkan.
Sebagai sekelompok seniman muda' mereka harus hidup lewat penghasilan dari bermusik. Jarang-jarang ada orang yang mau menyewa mereka untuk tampil dalam konser,
bahkan mereka harus bekerja sampingan demi meraup penghasilan yang menjanjikan. Ada yang berdagang, ada yang menjadi pegawai dan ada pula yang masih duduk dibangku kuliah.
Walau selera musik masyarakat saat ini masih berkiblat di musik lokal sekelas Tarling atau Campursari' namun mereka masih yakin bahwa The Bee masih laku sebagai grup band kelas wahid.


(Tamat)








6/19/2013

The Bee : Dari Benih Menjadi Buah ( PART 1 )

Foto : Penampilan The Bee di Gor Wisanggeni, Tegal pada tahun 2011


The Bee diperkirakan terbentuk pada bulan September 2004 silam, pembentukan tersebut bermula ketika sekawanan anak remaja yang bersekolah ditempat yang sama, berkumpul diruang kesenian untuk melakukan kegiatan ekskul seni musik bersama guru mereka.
Sekawanan remaja itu adalah Hendri, Sophian, Twin dan Nanang. Mereka bersepakat untuk mendirikan band yang dipersiapkan untuk acara Prom Nite/Perpisahan Kelas IX 2004-2005,
Lantas, band yang mereka bentuk itu diberi nama Casper ' nama Casper adalah nama tokoh kartun favorit mereka ketika masih kecil dan akhirnya nama itupun dipakai setelah sebelumnya mereka kebingungan mencari nama untuk band tersebut.
Saat itu Casper mulai rajin latihan sehingga mereka berhasil memikat penonton dengan aksi diatas panggung yang agak sedikit kaku alias kocak.
Karena mereka sering sekali menyanyikan lagu barat yang agak ngak-ngik-ngok kata orang tua zaman sekarang, contohnya lagunya Muse yang berjudul Histeria'
Nanang selaku pemain bass agak sedikit kesulitan dan khawatir dengan hasil latihan rutinnya yang takut gagal karena ia punya penyakit grogi/demam panggung.

Cerita berlanjut ke tahun 2005, dimana sang drummer, Twin harus berganti posisi menjadi Keyboardist karena tuntutan Hendri yang kurang puas
dengan suara gebukan drumnya Twin yang dianggap terlalu lemah. Lalu, Hendri selaku Guitarist/Vocalist merekrut tetangganya sendiri, yakni Ifal untuk menggantikan posisi Twin
yang beralih ke posisi Keyboardist. Inilah tahun perdana Ifal menjadi member resmi Casper sejak Mei 2005,  padahal waktu itu Ifal masih kelas 5 SD dan usianya
masih 11 tahun/belum baligh. Semenjak Ifal masuk ke band ini, Hendri dkk. sering mengikuti banyak Festival dengan meraih predikat juara 1, 2 dan 3 dalam sekian banyaknya
festival band pelajar se_kabupaten & kota tegal pada tahun 2005.

Di tahun 2006, dengan terpaksa Hendri harus mengganti nama grup bandnya' sebab ada grup band lain yang namanya mirip dengan nama grup band mereka.
Akhirnya dengan ini Hendri mengubah nama grup bandnya menjadi Satria. Sejak saat itu mereka menggunakan nama tersebut hingga
awal 2007. Kemudian ditahun 2007, lagi-lagi ada yang menyamai nama bandnya, apa boleh buat dia dan kawan-kawannya harus mengganti nama yang harusnya
tidak bisa ditiru oleh band lain. Lalu, Ifal selaku Drummer memutuskan untuk menggunakan nama desanya sebagai nama baru band tersebut'
lalu muncullah istilah Kenser yang merupakan singkatan dari nama desa yang mereka tinggali, yakni Kendalserut.
Dan nama Satria dirubah menjadi Kenser ' tapi dengan singkatan yang terlalu kampungan itu mereka kurang pede. Lalu, singkatan dari kenser itu di inggriskan menjadi Cancer,
Cancer sendiri adalah nama dari rasi bintang yang ada diantara sekian banyaknya rasi bintang dalam mitologi yunani kuno.
Lantas sejak saat itu nama Cancer dengan resmi menjadi nama baru band tersebut. Dan di tahun yang sama mereka juga merekrut 2 personil baru,
yakni Kawel Slash yang berposisikan Rhytem Guitar & Joddy Knox sebagai Bass Guitar.

aka sesuai dengan urutan tahun, inilah formasi The Bee pada masa-masa awal :

(2004-2005, Casper)

Hendri sebagai Guitarist/Vocalist
Sophian sebagai Vocalist
Twin sebagai Drummer
Nanang sebagai Bassist

(2005-2007, Casper, Satria & Cancer)

Hendri sebagai Guitarist/Vocalist
Sophian sebagai Vocalist
Twin sebagai Keyboardist/Vocalist
Ifal sebagai Drummer
Nanang sebagai Bassist

(2007-2008, Cancer)

Hendri sebagai Vocalist/Lead Guitarist
Sophian sebagai Lead Vocalist
Nanang Fakhuroji sebagai Additional Player (Bassist)
Ifal Amala Shofa Sebagai Drummer/Backing Vocal
Twin Adiningtyas sebagai Keyboard/Vocalist
Joddy Knox sebagai Bassist
Kawel Slash sebagai Rhytem Guitarist

(Bersambung)





1/03/2013

SeeMs LiKe IdiOt, band dari Tegal yang masuk dapur rekaman mayor label


Edan.... grup musik yang satu ini akan memasuki fase baru dalam dunia bermusiknya, siapa lagi kalau bukan SeeMs LiKe IdiOt dari Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal.
Mereka sekarang telah menandatangani kontrak dengan label kelas dunia, Sony Music Entertainment' bermodalkan keahlian professional mereka siap mengguncang panggung musik nasional dengan merilis single berjudul "Cemburu" yang akan diedarkan dalam bentuk album kompilasi.

Ngomong-omong soal membuat lagu, mereka sudah siap mental menghadapi popularitas.
Apalagi kebetulan mereka berasal dari keluarga yang perekonomiannya tidak seberuntung yang lainnya. Nyatanya mereka bisa berhasil berkat kerja keras dan latihan jamming dengan cukup rutin.

Coba, anda bayangkan... grup musik ini akan mulai menghentak dunia musik tanah air yang mulai dihinggapi pengaruh musik K-Pop yang sepertinya tidak punya mutu dan kualitas. Kalau begitu kita dukung saja mereka supaya misi mereka berhasil.

Good Luck Man !!! Kami selalu mendukungmu....