Tampilkan postingan dengan label Album Musik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Album Musik. Tampilkan semua postingan

5/08/2024

Dewa 19 - Format Masa Depan (1994)

 

Tracklist :

01. Aku Milikmu
02. Masihkah Ada
03. Still I'm Sure We'll Love Again
04. Sembilan Hari & Liberty
05. Format Masa Depan
06. Mahameru
07. Imagi Cinta
08. Selamat Ulang Tahun
09. Deasy
10. Takkan Ada Cinta Yang Lain

Personel :

Dhani Ahmad Prasetyo / Keyboard, Piano, Vocal & Backing Vocal
Erwin Prasetya / Bass Guitar
Andra Junaidi Ramadhan / Lead Guitar
Ari Bernardus Lasso / Vocal
Ronald "GIGI" Fristianto / Additional Drum
Rere "Grass Rock" / Additional Drum
Maya Estianty / Backing Vocal (Track 01)
Nita Tilana / Backing Vocal (Track 03)
Netta KD / Backing Vocal (Track 03)
Titi DJ / Backing Vocal (Track 09)

All Song Recorded & Mixed at Gins Studio
This Album Mastered at 301 Studio, Australia
Mastered by Don Bartley
Sonic Solution by David McQuare

6/13/2023

Slank - PISS (1993)

Bicara soal album yang paling lama digarap oleh Slank, sudah pasti album berjudul "PISS" menjadi jawaban yang tepat.
Sebab, butuh waktu dua tahun untuk menyelesaikan seluruh materi lagunya. Bagaimana tidak, Bim-Bim selaku frontman Slank mengakui bahwa saat itu jadwal konser grup musik yang bermarkas di Gang Potlot ini terbilang padat.

Materi album "PISS" sebetulnya sudah digarap sejak album "KAMPUNGAN" dirilis Desember 1990 lalu. Namun, proses eksekusinya berjalan lamban karena disibukkan oleh aktivitas diluar musik dan berbagai macam undangan pentas disana-sini.

Mereka kembali berkumpul di Jackson Record Recording Studio, Pluit, Jakarta Utara. Rekaman berlangsung lama dan memakan waktu yang kerap memboros-boroskan biaya. Terlebih saat itu Slank mulai ingin lepas dari pengaruh Boedi Soesatyo yang terlalu komersil bahkan kerap "Menomor-duakan" keberadaan Slank. 

Hal itu tidak terlepas dari ketenaran penyanyi solo Nike Ardilla yang kerap diperlakukan bagai seorang Ratu. Slank sendiri meski punya album sendiri, masih sering menjadi grup musik pengiring konser Nike Ardilla.

Keinginan untuk menjadi independen pun makin menguat saat omset penjualan album "PISS" tidak sesukses album-album terdahulunya.
Slank berkomitmen untuk cabut dari Project Q Management dan membentuk manajemen artisnya sendiri, Pulau Biru Production.

Kaka, Bim-Bim, Bongky, Indra dan Pay sepakat untuk menjadi grup musik yang memiliki manajemen sendiri. Terlebih mereka juga punya tim penata suara yang bernama JADDAH SLANK' mereka bertugas membawa peralatan konser Slank mulai dari alat musik, sound system hingga keperluan pribadi para personil termasuk ongkos menginap di Hotel dan Makanan.

Ketok palu, Slank resmi berpisah sejak Januari 1994 dari Project Q Management dibawah pimpinan Boedi Soesatyo. Slank mendirikan manajemen secara mandiri sekaligus membangun studio rekaman pribadi untuk keperluan penggarapan album di masa mendatang.

Berikut ini adalah daftar lagu yang terdapat dalam album "PISS"

01. MAU (BELI) TIDUR

02. PISS

03. HISTERIS

04. KIRIM AKU BUNGA 

05. BEGITU SAJA (BANGSAT)

06. BMW

07. FIRASAT

08. MAIN MONOPOLI

09. CEKAL

10. KORBAN TRADISI

11. ANYER 10 MARET 

12. TEPI CAMPUHAN

2/07/2022

Boomerang - Disharmoni (1996)


Daftar Lagu : 

01. Generasiku
02. Versus
03. Mimpi Hitam
04. Satu
05. Anak Alam
06. Agar Tak Pernah Ada Kata Benci
07. Pembakar Neraka
08. Potret
09. Omong Kosong Banyak Mulut
10. Kisah Yang Biru

Produser : LOG Zhelebour
Direkam : Natural Recording Studio Surabaya
Tahun Produksi : Desember 1996
Distribusi : Atlantic Records

11/02/2021

Didi Kempot - Trimo Ngalah (2000)

Gambar : Album Didi Kempot berjudul "Trimo Ngalah"

Tracklist :

01. Trimo Ngalah
02. Angin Angin
03. Keplek Terus
04. Kali Pepe 
05. Trimo Ngalah (Karaoke)
06. Mbulane Turu
07. Kotekan Lesung
08. Podho Pintere 
09. Janjine 
10. Keplek Terus (Karaoke)

Artis : Didi Kempot
Tahun : 2000
Produksi : Satria Kurnia Irama/SKI Records

9/11/2021

Didi Kempot - Bintang Jawa Vol. 4 "Angin Paramaribo"

Gambar : Didi Kempot - Bintang Jawa Vol. 4

Daftar Tracklist :

01. Angin Paramaribo
02. Gedang Goreng
03. Tresnaku Tanpo Wates
04. E Dayohe Teko
05. Maria
06. Kurang Opo
07. Lagu Ulang Taun
08. Keloro-Loro
09. Peragawati
10. Mbuh Apane
11. Suriname Tanah Jowo
12. Pipo Londo

Tahun Rilis : 1997
Penyanyi : Didi Kempot & Artoetiantie

9/01/2021

Didi Kempot - Bintang Jawa Vol. 3 "Adjoema"

Gambar : Didi Kempot & Artoetianti

Track List : 

01. Angrie Foe Joe (Layang Kangen Versi Bahasa Belanda)
02. Mati Urip Karo Kowe
03. Intan Warna Biru
04. Amina 
05. Kok Ngene Dadine
06. Adjoema 
07. Loro Ati 
08. Sumirah 
09. Dolanan Dakon 
10. Sebelum Kau Pergi

Tahun Rilis : 1997
Penyanyi : Didi Kempot & Artoetianti

8/01/2021

Didi Kempot - Bintang Jawa Vol. 2 "Kembang Amben"


Daftar Lagu : 

01. Kembang Amben
02. Tuo-Tua Brai
03. Ini Gigi
04. Blenjani Janji
05. Kere
06. Kayungyun
07. Suminten Edan Top
08. Yo Uwis
09. Pinter Sandiworo
10. Anoman Obong

Semua Lagu Ciptaan Didi Kempot dan Dani Pelo (Kawula Alit), Kecuali Anoman Obong Ciptaan Ranto Gudel.

7/17/2021

Didi Kempot - Cucak Rowo (2003)

Gambar : Album Didi Kempot berjudul "Cucak Rowo"
 
Album yang satu ini dinilai merupakan salah satu album terbaik Didi Kempot namun sayangnya karena lagu Cucak Rowo dianggap tidak sopan' maka radio-radio se-Indonesia secara resmi mencekal lagu di dalam album ini dengan alasan politis. 

Biar pun dicekal, lagu ini masih didengar di acara-acara konser yang menyajikan lagu-lagu Lord of Brokenheart Didi Kempot. Pernah suatu ketika Didi Kempot tampil di acara stasiun televisi, ia diminta untuk menyanyikan lagu "Cucak Rowo" atas permintaan pemirsa lewat telepon. Namun, Didi Kempot tidak berani menyanyikan lagu tersebut karena sudah dicekal beberapa bulan sebelumnya.

Dan karena pencekalan oleh stasiun-stasiun radio yang masif, maka mau tidak mau beliau harus membayar upeti agar tidak dicekal. Anehnya, setelah upeti dibayar malah tidak lagi dicekal hingga hari ini oleh pihak yang mencekal. 

Daftar Lagu : 

01. Cucak Rowo - Voc. Agus Kenthus & Yan Vellia
02. Modal Dengkul - Voc. Didi Kempot & Yan Vellia
03. Markentut - Voc. Didi Kempot
04. Cuwo Ning Ati -Voc. Didi Kempot
05. Yen Aku Ngerti - Voc. Safitri
06. Koyo Dudo - Voc. Didi Kempot
07. Sepining Ati - Voc. Safitri
08. Arum Dalu - Voc. Didi Kempot
09. Lelamuning Ati - Voc. Nurhana 
10. Kusumaning Ati - Voc. Didi Kempot

Produksi : IMC Record, Semarang, Jawa Tengah

Pencipta Lagu : Jujuk Eksa & Didi Kempot


Didi Kempot - Tangise Ati (2002)

 

Gambar : Album Didi Kempot berjudul "Tangise Ati"
Daftar Lagu :

01. Tangise Ati*
02. Samudono*
03. Sewu Kuto***
04. Terminal Tirtonadi***
05. Stasiun Balapan**
06. Tanjung Mas Ninggal Janji**
07. No**
08. Lingso Tresno***
09. Layang Kangen**
10. Iklas*

Keterangan :

*  Lagu Baru
**  Lagu Lama
***  Lagu Lama Aransemen Baru

Produksi : IMC Record, Semarang, Jawa Tengah

6/27/2021

Slank - Kampungan (1991)

Gambar : Album Kedua Slank Berjudul "Kampungan"

Daftar Lagu :

01. Kampungan 
02. Nggak Rock n Roll (Blues Aja Deh)
03. Mawar Merah
04. Terlalu Manis I
05. Nina Bobo 
06. Bali Bagus 
07. Aborsi 
08. Anak Terbuang 
09. Pulau Biru
10. Anjing
11. Teng-Teng Blues 
12. Terlalu Manis II

Personil Slank : 

Akhadi Wira Satriaji / Vokal
Bimo Setiawan / Drum
Indra Qadarsih / Piano
Bongky Marcell / Bass
Parlin Burman / Gitar

Kru Produksi : 

Boedi Soesatio / Produser & Manajer
Teddy Riadi / Penata Suara & Juru Rekam Studio 
BSP Production / Percetakan Sampul Kaset/Compact Disc
Oppie Andaresta / Backing Vocal
Irma June / Backing Vocal
Denny BDN / Ketua Manajemen Pulau Biru


 

11/20/2020

Batara Group - Layang Kangen (1995)


Ini merupakan album kedua Batara Group sekaligus menjadi album terakhir Didi Kempot sebelum grup musik ini dibubarkan. Didi Kempot memutuskan untuk membubarkan Batara Group karena fokus bersolor karir. Seperti di awal karir, Didi Kempot mengusung genre musik Pop Jawa yang dijual di seluruh Belanda & juga dijual secara merata ke Suriname dimana penduduknya didominasi oleh etnis Jawa
 
Album ini diberi judul "Layang Kangen" dan dirilis pada tahun 1995 saat bermukim di kota Rotterdam,Belanda. Album ini direkam di studio lokal dan diproduseri sendiri oleh Didi Kempot. Hebatnya lagu ini populer disana dan atas permintaan seluruh radio di Belanda, lirik lagunya yang berbahasa jawa diterjemahkan dalam bahasa Belanda. 
 
Judul "Layang Kangen" dirubah menjadi "Angrie Foe Joe", kurang lebih sama dengan apa yang terkandung dalam lagu tersebut. Didi Kempot menjadi musisi yang populer meski bertatus WNI dan menjadi bintang di negeri orang. 

Track List : 

01. Jenang Ketan
02. Lencir Kuning
03. Layang Kangen 
04. Lali Rupane Eling Rasane
05. Nganti Kuru
06. Dewi Yuliani
07. Tulung Menthung
08. Unak Unuk
09. Gusti Ora Sare 
10. Sate Torpedo

11/05/2020

Batara Group - We Cen Yu (1991)


Track List : 

01. We Cen Yu (Kowe Pancen Ayu)

02. Moblong-Moblong

03. Teler

04. Podo Pintere

05. Yok Siskamling

06. Stop, Kerah !

07. Nggedebus

08. Cidro

09. Wayang Kulit

10. Sir-Siran

Staff :

Producer : Pompi No Koes
Song Director :Pompi No Koes
Song Writer : Didi Kempot & Dany Pelo (Kawula Alit)
Vocal : Didi Kempot & Mamiek Prakoso
Music : Batara Group
Label : Virgo Ramayana Record/ProGram 
Year : 1991

10/01/2020

Slank - Suit Suit He He/Gadis Sexy (Desember 1990)


Foto : Album Perdana Slank

Album perdana Slank yang berjudul "Suit-Suit He He" ini dirilis pada bulan Desember 1990 atau bertepatan pada bulan kelahiran sang drummer/frontman, Bimo Setiawan alias Bim-Bim. Konon album ini digarap selama setengah tahun karena proses pengalihan hak angket dari management lama ke management baru. 

Macank, salah satu pekerja di Triple M Studio milik Harry Widodo sempat ingin menangani Slank dalam penggarapan album. Namun, di tengah jalan' proyek album perdana-nya Slank malah berpindah ke tangan Budi Soesation' pemilik Project Q (Management yang juga mengurus Nike Ardilla). 

Boedi Soesatio kebetulan berteman dengan Parlin Burman alias Pay (Gitaris Slank), perkenalan Slank dengan Boedi Soesatio inilah membuahkan hasil sekaligus momentum bersejarah bagi Slank. Parlin Burman yang pernah ikut menggarap proyek album solo "Bintang Kehidupan" milik Nike Ardilla  akhirnya menemui kesepakatan untuk memasukan Slank sebagai bagian dari program jangka panjang. 

Slank mula-mula menjadi grup musik pengiring konser tour album Nike Ardilla pada awal tahun 1990. Namun kesempatan terbesar Slank adalah menjadi grup musik yang bisa punya album sendiri secara utuh, tidak seperti tahun 1989 lalu yang sempat numpang tenar di album solo Rudy Gagola saat masih bernama Rockin' 69.  

Setelah menjalani proses rekaman di Musica Studio dan Jackson Records Studio, album perdana Slank diluncurkan pada awal Desember 1990. Tanpa tedeng aling-aling' Slank merilis single lewat salah satu program musik TVRI, Album Minggu Bintang. 

Lagu "Maafkan" menjadi single yang dilempar ke radio-radio sekaligus menjadi titik awal kesuksesan Slank sebagai grup musik Rock papan atas. Video Clip nya disyuting hanya dalam waktu semalam saja dan ditayangkan seminggu kemudian. 

Otomatis Slank langsung terkenal dan mereka banjir tawaran konser di berbagai kota sekaligus mendapat interview eksklusif dari Majalah HAI. Popularitas Slank tentu bukan semata-mata karena berada dalam management milik Boedi Soesatio' tapi juga peranan dari Parlim Burman sang gitaris yang punya banyak relasi dengan sesama orang-orang di dunia showbiz tanah air. 

Daftar Lagu : 

01. Suit Suit He He 
02. Memang
03. Maafkan
04. Apatis Blues 
05. American Style 
06. Aku Gila 
07. Kalah
08. Bocah
09. Karang 
10. Ladies Night Di Ebony

Personil :

Akhadi Wira Satriaji / Vocal, Harmonica & Acoustic Guitar
Bimo Setiawan / Drums & Percussion
Parlin Burman / Guitar
Bongky Marcel / Bass Guitar 
Indra Qadarsih : Keyboard, Piano & Mixing

Staff : 

Boedi Soesatio : Manager 
Project Q : Produksi 
Jaddah Slank : Instrument & Tools
Virgo Ramayana Records : Distributor Album

 
 

12/14/2019

Queen - Jazz (1978)

Gambar : Kaset Queen keluaran tahun 1978 dengan judul album "Jazz" 

Salah satu grup musik rock papan atas dunia yang pernah ada yaitu Queen.
Kemunculan grup musik yang berdiri pada tahun 1969 dengan nama awal Smile ini cukup menyita perhatian publik dan pendengar musik rock kala itu, 

Pasalnya, grup musik ini memadukan unsur musik Opera dengan nuansa Rock n Roll ala 70an yang kala itu didominasi oleh musik-musik yang dimainkan oleh Deep Purple dan Black Sabbath. 
Selepas meredupnya grup musik tadi, Queen menjadi pengganti yang sempurna sebagai wakil Britania Raya di percaturan musik Dunia. 

Sebab, sejak pertengahan tahun 1975 hingga kini' musik yang didengar orang-orang di seluruh penjuru dunia adalah musik dari negeri Paman Sam, Amerika Serikat. 
Bukan berarti musik khas Britania Raya kehilangan pendengar, nyatanya dari ranah Eropa ada yang mewakili' siapa lagi kalau bukan Queen. 

Grup musik yang dianggotai oleh Farrokh Bulsara alias Freddie Mercury (Vocal). Brian May (Guitar), John Deacon (Bass Guitar) dan Roger Taylor (Drums) ini semakin menancapkan pengaruh anehnya ke penjuru dunia lewat aksi panggungnya yang langka dan epik. 

Dinilai dari segi kostum, Queen paling bagus dan mewah karena sisi glamour yang ditonjolkan Queen kepada penonton menjadi daya tarik tersendiri dan membuat nama para personilnya dieluh-eluhkan oleh penggemar dari berbagai kalangan. 

Kali ini ada album dari Queen yang cukup fenomenal dan cukup laris di penghujung tahun 70an' Queen merilis album berjudul Jazz pada tahun 1978. Kematangan bermusik keempat pria muda ini sangat diacungi jempol. Karena album ini memang meraja chart dan omsetnya melebihi target penjualan. 

Album ini sangat laris, mengingat kejayaan musik Rock dipenghujung era 70an memang makin menurun seiring menjamurnya musik Disco yang belakangan jadi trend baru pada masa itu. 
Namun, Queen tidak berhenti menyuarakan perlawanannya terhadap trend yang ada' mereka ingin tetap pada ciri khasnya dan tidak akan mengekor pada trend yang sedang digandrungi masyarakat. 

Freddie Mercury tidak lagi berambut panjang, karena usianya sudah kelewat 32 Tahun dan harus berpenampilan seadanya demi perubahan iklim budaya. Album Jazz memiliki banyak hits dan sukses merebut hati pemirsa televisi dan stasiun radio di seluruh penjuru dunia. 

Album Jazz yang dirilis Queen ini diproduksi oleh Aquarius Musikindo pada tahun awal tahun 1979 atau sekitar 40 tahun yang lalu. Waktu itu Aquarius Musikindo masih bekerja sama dengan EMI Records untuk mendistribusikan album Queen dengan membeli lisensinya dari EMI Malaysia. 

Hits dari album ini yang memuncaki chart diantaranya Don't Stop Me Now, Bicycle Race, Mustapha, Fat Bottomed Girls dan Jealousy. Kegilaan Queen dalam mengolah lagu patut mendapat tepuk tangan karena musik yang mereka mainkan benar-benar sungguh berkelas dan tidak murahan. 

Berikut Ini Adalah Daftar Lagu Dari Album Jazz : 

01. Mustapha
02. Fat Bottommed Girls
03. Jealousy 
04. Bicycle Race
05. If You Can Beat Them
06. Let Me Entertain You
07. Dead On Time
08. In Only Seven Days
09. Dreamers Ball
10. Fun It
11. Leaving Home Ain't Easy
12. Don't Stop Me Now
13. More Of That Jazz 


6/26/2019

Jamrud - Ningrat (2000)

Gambar : Album Keempat Jamrud berjudul "Ningrat"

Meninggalnya Fitrah Alamsyah dan Sandy Handoko membuat grup musik Jamrud seperti harus mengulang karirnya lagi dari titik terendah. Pasalnya kesuksesan di album-album sebelumnya terletak pada kekompakan dan keuletan seluruh personilnya yang mempertontonkan musik berkelas. 

Kali ini semuanya berubah setelah barang haram yang bernama putaw mulai merusak kekompakan sekelompok pria dari Cimahi ini pada tahun 1998. Puncaknya pada tahun 1999-2000 terukir peristiwa memilukan menjelang dirilisnya album ini. 

Fitrah Alamsyah (Rhytm Guitar) ditemukan tewas overdosis putaw, sedangkan Sandy Handoko sang penggebuk drum sempat selamat dari cengkeraman narkoba. Namun, setahun kemudian tepatnya tahun 2000 ia dibawa keluarganya ke rumah sakit setelah didiagnosa menderita Hepatitis B.

Nyawanya tidak selamat akibat kambuhnya penyakit tersebut yang menurut penuturan keluarga sudah lama diderita sejak belum jadi artis. Kepergian dua sosok vital ini membuat Jamrud tersendat-sendat dalam menggarap album. Konon, baru satu buah lagu yang direkam bersama Sandy Handoko yaitu lagu "Surti Tejo". Setepas rekaman lagu tersebut, kondisi kesehatan Sandy Handoko menurun akibat kambuhnya penyakit Hepatitis B. Malang tidak dapat ditolak, Sandy Handoko wafat dalam damai meski sempat terjerumus sebagai pecandu putaw bersama Fitrah Alamsyah. 

Untuk mengisi kekosongan, Jamrud menunjuk Husin Suherman sebagai drummer baru untuk merampungkan album 'Ningrat" ini. Album ini dirilis pada awal November 2000 sekaligus bertepatan mengenang satu bulan setelah Sandy Handoko tiada. 

Sebagai album keempat yang lama dinanti, album ini menyuguhkan kualitas musik yang berbeda karena dipengaruhi oleh kehadiran Herman pada posisi drummer. Namun, keberingasan Jamrud sebagai penakluk panggung hiburan benar-benar diakui oleh pencinta musik cadas di NKRI tercinta. 
 
Pasalnya untuk pertama kalinya, Aziz MS sebagai Lead Guitar harus bekerja sendiri dalam meracik suara gitar melody dan rhytm. Padahal semula yang memainkan Rhytm Guitar adalah Fitrah Alamsyah sendiri. Bukan Jamrud namanya kalau belum mampu memboyong penghargaan dari AMI pada tahun 2000 sebagai grup musik terbaik secara keseluruhan menurut penilaian dewan juri. 
 
Hits andalan album ini ada 5 buah, diantaranya Ningrat, Surti Tejo, Kabari Aku, Asal British, Jauh dan Pelangi Di Matamu yang semuanya sukses menghibur pendengar dan laku keras penjualan albumnya. Tidak dapat dipungkiri, walau timpang' Jamrud tetaplah grup musik cadas yang selalu tampil beda dan tidak neko-neko untuk berekspresi lebih jauh. 
 
Daftar Lagu : 
 
01. Ningrat (Nggak Pernah Romantis) 
02. Kabari Aku
03. Asal British 
04. Surti Tejo 
05. Gaya
06. Jauh (Andaikan) 
07. Fuck Off
08. Ingin Jadi Koboi (Bajingan) 
09. Baywatch 
10. Jalang 
11. Pelangi Di Matamu 
 
Personil : 
 
Krisyanto / Vocalist & Tambourine
Aziz MS / Guitarist & Keyboardist
Ricky Teddy / Bassist & Backing Vocal
Husin Suherman / Drummer & Backing Vocal (Bermain Di Seluruh Lagu)
Sandy Handoko*/ Drummer (Hanya Bermain Di Lagu Surti Tejo)
 
Kerabat Kerja : 
 
Log Zhelebour / Producer & Manager
Toni Deden Zubarkah / Mixing at ON Studio, Bandung
Don Bartley & Guy Gray / Mastering at 301 Studio, Australia



1/04/2019

Jamrud - Terima Kasih (1998)

Gambar : Album Ketiga Jamrud yang berjudul "Terima Kasih"

Jamrud kembali ke dapur rekaman untuk ketiga kalinya, kali ini mereka menggarap album terbaru yang rilis pada bulan Januari 1998. Album ini diberi judul Terima Kasih, kenapa album ini berjudul seperti itu ?

Karena album ini merupakan wujud pengakuan seorang musisi yang merasa bahagia karena karya-karyanya digandrungi publik dari segala usia dan golongan. Bukti yang luar biasa bagi grup musik asal Cimahi, Jawa Barat tersebut adalah sebuah penghargaan dari AMI Awards 1999 sebagai album terlaris dan terbaik serta video clip terbaik. Log Zhelebour mengaku sangat bangga dengan prestasi barudak-barudak Cimahi itu dan sempat dibayar sangat mahal kala menggelar konser.

Album ini menyisakan sebuah kabar yang memilukan, kabar ini tidak hanya membuat seluruh personil Jamrud (yang tersisa) merasa kehilangan dan juga bagi penggemar Jamrud diseluruh penjuru Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bahwasanya, Jamrud harus menerima kenyataan dengan lapang dada akibat glamor-nya gaya hidup selebritas yang tidak jauh dari kejahatan.
 
2 orang personil Jamrud yang menjadi kekuatan penuh grup rock papan wahid besutan taipan surabaya itu harus berakhir dengan tragis akibat overdosis penggunaan narkoba yang sudah diketahui sejak pertengahan 1998 silam. Korban dari gaya hidup selebritas yang liberal dan liar itu adalah Fitrah Alamsyah (Rhytm Guitar) dan Sandy Handoko (Drum).

Fitrah Alamsyah meninggal dunia 20 tahun yang lalu, tepatnya Agustus 1999 setelah ditemukan tidak bernyawa dengan mulut penuh busa dan buih. Kuat dugaan, Fitrah Alamsyah overdosis putaw yang ia beli di Bandung. Menurut keterangan pihak management, Fitrah sudah jadi pecandu narkoba sejak 1998 lalu akibat padatnya jadwal konser dan terpukau oleh kehidupan mewah sebagai musisi.

Log Zhelebour meminta Aziz M.S. (Lead Guitar) untuk menghukum Fitrah karena sudah mengotori nama baik grup musik Jamrud dan perusahaan rekaman Logiss Record. Namun, belum juga dinasehati sudah keburu meregang nyawa sendirian.

Hal serupa terulang pada tahun 2000, dimana kini giliran Sandy Handoko yang menyusul tewas akibat putaw. Keluarga besar Sandy Handoko menuturkan bahwa Sandy Handoko itu adalah penderita Hepatitis yang membuat tubuhnya mudah sakit akibat penggunaan obat.

Meski didiagnosa menderita Hepatitis, Sandy Handoko nekat berfoya-foya dengan menghisap serbuk putaw secara diam-diam tanpa diketahui personil Jamrud yang lain. Kecurigaan terhadap Sandy Handoko pun terbukti kala melakoni konser tunggal dimana sang pemain drum jatuh pingsan dari balik cockpit seperangkat drum yang siap ditabuh.

Otomatis, Sandy Handoko dibawa ke ruang P3K untuk menyadarkannya' rupanya Sandy Handoko sudah mengeluh sakit akibat penggunaan narkoba secara berlebihan, diperparah dengan penyakit Hepatitis-nya yang makin kronis. Sandy pun dilikuidasi dari hingar-bingar dunia musik untuk menjalani ilmu agama di pondok pesantren. Namun, usaha keluarga tidak kunjung berhasil karena Sandy mengaku tidak betah dengan kehidupan pesantren yang terlalu konservatif.

Keluarganya pun memulangkan Sandy ke rumah untuk di-awasi agar tidak kumat-kumatan lagi, namun tiba-tiba Sandy Handoko kondisinya makin memburuk saat zat narkotika yang bersemayam di dalam tubuhnya membuat Hepatitis-nya kambuh meski sudah diobati.


Lalu, Sandy dibawa ke RS Advent, Bandung untuk menjalani pengobatan intensif' namun apa daya hendak dikata. Sandy Handoko menghembuskan nafas terakhirnya pada tanggal 2 Oktober 2000 akibat memburuknya Hepatitis yang lama diderita. Itulah sekelumit hal yang diperlihatkan kepada kita bahwa dibalik kesuksesan album "Terima Kasih" ada kisah menyedihkan yang sebaiknya jangan terulang lagi.

Album ini laris manis meski harus dibayar dengan melayangnya jiwa kedua personil Jamrud itu akibat gaya hidup yang tidak terkendali itu, Fitrah dan Sandy akan selalu dikenang sebagai roh musik Jamrud yang menjadi bagian dari sejarah panjang dunia musik tanah air.

Daftar Lagu :

01. Terima Kasih*
02. Otak Kotor*
03. Berakit-rakit*
04. Dokter Suster*
05. Kurang Piknik
06. Trouble Shanty
07. Bandot Tua
08. Mertoku
09. Synthetic Syndrome
10. Bedebah

Catatan : Tanda * merupakan bahwa lagu tersebut menjadi hits


== Personel & Staff Production ==
 
Producer : Log Zhelebour
Music : Jamrud
Recorded : ON Studio, Bandung
Mixed : Blackboard Studio
Mastered : 301 Studio, Sydney, Australia
Vocal : Krisyanto
Lead Guitar : Aziz M.S.
Rhytm Guitar : Fitrah Alamsyah
Bass Guitar : Ricky Teddy
Drum : Sandy Handoko
 



8/15/2018

Jamrud - Putri (1997)

Gambar : Album Jamrud yang berjudul "Putri" dirilis tahun 1997

Jamrud sudah membuktikan bahwa sebagai grup musik pendatang baru kala itu menjadi sesuatu hal unik, karena Jamrud berhasil menyajikan alunan musik cadas yang berhasil membius kawula muda dan bukti tersebut terbayar ketika album perdana mereka ludes di pasaran.

Selanjutnya Jamrud kembali menghentak publik lewat album barunya yang dirilis pada bulan Februari 1997 dengan judul "Putri". Album ini digarap pada bulan November 1996 s/d Januari 1997 di studio rekaman ON Studio Bandung. Log Zhelebour tahu betul bahwa Jamrud akan sukses besar kalau mereka diberi kebebasan untuk mengekspresikan keahlian dan kemahiran olah nada.

Hasilnya cukup bagus, bahkan Jamrud sendiri merasa sedang diatas angin hingga banyak grup musik era 90 an yang ikut meng-cover lagu-lagu mereka. Krisyanto, Aziz MS, Ricky Teddy, Sandy Handoko dan Fitrah Alamsyah adalah lima predator yang sukses memangsa semua keraguan mengenai nasib selanjutnya.

Hebatnya, Jamrud kembali ditunjuk sebagai grup musik pembuka disetiap konser promo album God Bless yang berjudul Apa Kabar Tour 1997. Sudah pasti bayaran mahal mereka terima dengan senyuman lebar, bahkan setelah sukses menjadi grup musik pembuka konser God Bless' para personil Jamrud semakin kaya raya dan mampu membeli rumah mewah serta membeli alat musik baru buatan impor dari Eropa.

Video Clip mereka yang berjudul "Putri" dan "Maaf" disiarkan oleh MTV Indonesia setiap hari, bahkan MTV Indonesia memberikan kesempatan untuk konser di salah satu acara besutan stasiun televisi milik Viacom Group tersebut. Kesuksesan Jamrud tentunya berhasil melewati kedigdayaan grup musik seangkatan mereka sekaliber Pas Band, Dewa 19, Gigi dan Boomerang.

Daftar Lagu :

01. Putri
02. Playboy Kabel
03. Maaf
04. Cerita Jalanan
05. Liar
06. Aral
07. Kenyang
08. Aku Benci
09. Bising
10. Vaksinasi

Kru dan Staff Produksi :

Log Zhelebour/Produser
Aziz MS/Co-Produser
Seluruh lagu direkam di ON Studio Bandung, November 1996-Januari 1997
Harry Widodo/Mixing & Mastering

8/01/2018

Metallica - ReLoad (1997)

Gambar : Album Metallica, ReLoad yang dirilis tahun 1997

Album Load yang dirilis pada tanggal 4 Juni 1996 berbuah kesuksesan meskin banyak kritik yang tidak bermutu mengenai album ini. Proyek double album yang sudah direncanakan sejak awal 1995 akhirnya pupus diwujudkan dengan alasan pembiayaan tidak terstruktur.

Sebaliknya mereka malah membuat album yang dirilis secara back to back demi mencegah kebosanan pasar yang kian membuat telinga para musisi dunia tergelitik' Tidak terkecuali Metallica yang masih diperkuat James Hetfield (Vocal & Rhytem Guitar), Lars Ulrich (Drums), Kirk Hammett (Lead Guitar) dan Jason Newsted (Bass Guitar).

Album bertajuk "ReLoad" ini dirilis menjelang musim dingin pada tanggal 18 November 1997, masih bersama Bob Rock sang produser' album ini konsep lagu-lagunya tidak jauh berbeda dengan album "Load". Cuma kali ini ada perbedaan dimana kita bisa mendengar sekuel dari lagu "The Unforgiven" yang dahulu dirilis pada era "Black Album".

"The Unforgiven II" adalah sekuel dari versi terdahulu dimana kali ini lebih dramatis dan manusiawi, mengingat inilah karya melankonis terbaik yang pernah dibuat oleh Metallica sepanjang karirnya di dunia musik selama ini.

Meski begitu, nuansa fusion genre antara Blues dan Rock masih terdengar ditelinga kita sebagai keluarga besar penggemar musik cadas. Kreativitas Metallica cenderung membuat musik metal yang dulunya cepat dan tidak terkendali kini berbuah jadi agak dramatis dengan bumbu instrumental ala panggung sandiwara opera.

Tidak hanya sekuel dari lagu "The Unforgiven", tapi juga adalah salah satu lagu dari album ini yang berhasil masuk tangga lagu internasional ialah "The Memory Remains". Garangnya grup musik satu ini memadukan irama balada dan distorsi berat menjadikan musik Metallica lebih dinamis dan diterima semua kalangan.

Ditambah cepatnya irama lagu "Fuel" dalam pembukaan saat kita memutar album ini membuat kita berpacu dengan waktu sehingga terbakarlah seluruh kalori yang ada didalam tubuh kita.
Sebagai pecinta musik cadas sejati, anda tentu tidak akan melewatkan moment-moment menegangkan dan mendebarkan yang terdengar lewat suara petikan gitar Kirk Hammett dan pukulan drum Lars Ulrich yang mudah ditebak.

Daftar Lagu :

01. Fuel
02. The Memory Remains
03. Devil's Dance
04. The Unforgiven II
05. Better Than You
06. Slither
07. Carpe Diem Baby
08. Bad Seed
09. Where The Wild Things Are
10. Prince Charming
11. Low Man"s Lyric
12. Attitude
13. Fixxxer


12/01/2017

Metallica - Load (1996)

Gambar : Album "Load" dari Metallica pada tahun 1996

Kisah sukses Metallica kembali berlanjut setelah vakum selama 4 tahun sejak tahun 1993, mereka kembali masuk dapur rekaman pada tahun 1995 untuk menggarap double album seperti yang sudah direncanakan sejak awal karir. 

Bagi mereka, membuat double album adalah suatu pencapaian terbesar karena grup musik papan atas dunia lainnya juga membuat album serupa. Metallica ingin seperti itu, tetapi ketiadaan biaya membuat rencana itu batal dan akhirnya kembali ke tradisi lama dimana mereka membuat sebuah album biasa tanpa adanya sponsor yang bisa diandalkan. 

James Hetfield tahu ini merupakan situasi yang amat sulit karena keuangan menjadi kendala batalnya proyek double album yang rencananya dirilis awal tahun 1996. Tapi, proyek ini malah molor hingga menjelang musim panas. 

Nuansa musik yang disuguhkan benar-benar berbeda dan cenderung lebih melankonis meski dibungkus aroma cadas yang khas dengan musiknya Metallica. Baru kemudian pada tanggal 4 November 1996 album yang diberi judul "Load" diluncurkan sebagai comeback nya di jagat musik. 

James Hetfield & Lars Ulrich tahu betul suasana musik era 90an sangat berbeda di era 80an dulu, generasi 90an cenderung lebuh suka musik yang ringan dan mudah untuk dimainkan. Maka demi menyerobot pasar, musik Metallica cenderung lebih mengarah ke Blues dan Alternatif. 

Pukulan drum Lars Ulrich juga mulai mengalami penurunan karena musiknya agak terlalu Blues dan petikan bass Jason Newsted mulai mengarah ke Jazz yang penuh teknik. Sebetulnya mereka tidak begitu berharap album ini bisa sukses seperti album Black yang dirilis tahun 1991 silam. 

Cukup lama musik Metallica menghiasi masa lalu, itulah sebabnya banyak penggemar yang sudah hafal dengan irama mereka. Maka dari itu Metallica mencoba suasana baru dan tantangan baru dengan menjadikan album "Load" sebagai cara baru untuk merebut selera pasar ditengah gempuran musik pop cengeng ala Boyband. 

Lagu "Until It Sleeps" menjadi single perdana yang diputar lewat radio dan televisi musik MTV. Kembalinya Metallica di MTV membuat orang tidak mudah kenal, sebab penampilan para personilnya jelas berbeda ketika dulu diwawancarai dalam rangka tour album yang bertajuk "Nowhere Else To Roam Tour 92-93". 

James Hetfield, Lars Ulrich, Jason Newsted dan Kirk Hammet sudah tidak gondrong lagi dan mereka tentu sudah bertemu dengan jodohnya. Pada waktu itu mereka juga meluncurkan single kedua yaitu "Hero of The Day" yang video clipnya berisi adegan seks antara pasangan tidak resmi dan single ketiga berjudul "King Nothing" yang video clipnya direkam pada saat musim salju di daerah Utah. 

Yang unik adalah dimana untuk pertama kalinya Metallica merilis single bergenre Country Ballad yang berjudul "Mama Said". 
Single ini menceritakan tentang masa kecil James Hetfield yang harus berpisah dengan ibunya akibat perceraian. 

Disinilah hebatnya Metallica, mampu dewasa dengan sendirinya melalui perubahan selera musik dari penggemar-penggemarnya sekaligus menggaet anak-anak remaja era 90an untuk mencintai musik-musik Metallica lebih jauh. 

Berikut Ini Adalah Susunan Lagu Dalam Album "Load" : 

01. Ain't My Bitch
02. 2 x 4 
03. The House Jack Built
04. Until It Sleeps 
05. King Nothing
06. Hero of The Day
07. Bleeding Me
08. Cure 
09. Poor Twisted Me
10. Wasting My Hate 
11. Mama Said
12. Thorn Within
13. Ronnie
14. The Outlaw Torn

11/03/2017

Metallica - Black Album (1991)

Gambar : Album Kelima Metallica, Dirilis tahun 1991


Seusai melakukan tour album antara tahun 1988 s/d 1990, Metallica masuk dapur rekaman lagi dan kali ini mereka harus mencari produser baru untuk proyek album Kelima.

Proses penggarapan album Kelima ini diawali dengan kemarahan para personil Metallica akibat pihak label rekaman Elektra Records memilih produser baru untuk mengasuh grup musik dari Los Angeles tersebut. Rupanya dipilihlah Bob Rock, mantan produser grup musik Motley Crue untuk menggantikan peranan Flemming Rasmussen.

Usut punya usut ternyata Elektra Records sengaja menunjuk Bob Rock untuk menaikkan status grup musik Metallica dari grup musik kelas teri menjadi kelas kakap. Pasalnya, persaingan di dunia musik pada era 90an semakin ketat dan butuh strategi pemasaran jitu untuk mewujudkannya.

Bob Rock yang sudah berpengalaman mengasuh grup musik cadas harus benar-benar sabar karena Metallica tidak ingin menjadi grup musik komersial layaknya grup paduan suara pria atau boyband. James Hetfield pernah mengatakan bahwa kehadiran produser baru akan membuat performa Metallica sebagai grup musik cadas akan mengalami penurunan lantaran harus memainkan lagu-lagu yang cengeng.
Namun, semua itu berhasil dijawab oleh Bob Rock sendiri’ ia bilang bahwa Metallica harus dibersihkan citranya sebagai grup musik yang dulunya nakal berubah menjadi baik dan ramah bagi seluruh kalangan. 

Album Kelima Metallica ini diluncurkan pada tanggal 12 Agustus 1991 untuk menyambut bubarnya negara komunis Uni Soviet.
Bahkan Metallica malah berani mengadakan konser di Uni Soviet sebulan kemudian’ tepatnya pada tanggal 28 September 1991 atau bertepatan saat musim gugur. Rupanya konser Metallica kali ini berhasil mendatangkan jutaan penonton yang memadati Lanud Tushino, Kota Moskow dan izin konser berhasil diperoleh dari tentara komunis yang berada di divisi angkatan udara.

Lewat singlenya yang menghentak, Enter Sandman’ Metallica menghibur para penggemarnya yang tumpah ruah disetiap konser. Hingga pada akhirnya konser ini berakhir pada pertengahan tahun 1993. Metallica sendiri akhirnya hadir di Indonesia pada awal tahun 1993 untuk menyelenggarakan konser satu-satunya di kawasan Asia Tenggara setelah menjalankan konser di Jepang beberapa hari sebelumnya.

Single-single lainnya juga tidak kalah menghentak dan menjadi hits wajib diberbagai negara sehingga mereka berhasil menyabet penghargaan lagi di Grammy Awards 1992 sebagai satu-satunya grup musik cadas yang meraih gelar Best Metal Performance untuk kedua kalinya.

Sad But True, Wherever I May Roam, The Unforgiven dan Nothing Else Matters adalah beberapa single pendukung yang cukup sukses bahkan melegenda hingga kini, pengamat musik mencatat bahwa album ini menjadi salah satu album terbaik yang pernah dibuat dan dijual untuk khalayak umum.
Sampai-sampai anak kecil di zaman itu berani merengek kepada orangtuanya agar membeli album ini, pokoknya album ini menjadi salah satu koleksi wajib para penggemar musik cadas terutama Metallica.

Daftar Track List :

01. Enter Sandman
02. Sad But True
03. Holier Than Thou
04. The Unforgiven
05. Wherever I May Roam
06. Don't Tread On Me
07. Through The Never
08. Nothing Else Matters
09. Of Wolf And Man
10. The God That Failed
11. My Friend Of Misery
12. The Struggle Within